JAKARTA, ULASANBERITA.COM – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Arab Saudi setelah kalah tipis 2-3 dalam laga perdana Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Kamis (9/10) dini hari WIB tersebut diwarnai drama tiga penalti dan kartu merah.
Meskipun Arab Saudi harus bermain dengan 10 pemain di penghujung laga, Skuad Garuda gagal memanfaatkan momentum tersebut untuk menyamakan kedudukan.
Usai pertandingan, Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengakui bahwa kekalahan tersebut merupakan hasil dari laga yang sangat sulit.
Ia secara khusus menyesalkan hilangnya fokus tim setelah unggul cepat di menit awal pertandingan.
Bek tangguh yang bermain di Italia itu menyoroti kurangnya konsentrasi tim setelah berhasil mencetak gol pembuka.
Indonesia unggul lebih dulu melalui gol penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Kevin Diks pada menit ke-11. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama.
“Pendapat saya [soal pertandingan ini]? Ini tidak mudah. Ini tidak akan mudah. Ini adalah pertandingan yang sulit bagi kami,” ujar Jay Idzes. “Saya pikir setelah 1-0, kami memberikan gol terlalu cepat untuk mereka. Terlalu cepat, dua gol.”
Memang, Arab Saudi langsung membalikkan keadaan dalam waktu singkat. Saleh Abu Alshamat menyamakan kedudukan di menit ke-17. Kemudian, Arab Saudi berbalik unggul 2-1 lewat penalti Feras Albrikan di menit ke-36 setelah bek sayap Yakob Sayuri dinilai melakukan pelanggaran.
Feras Albrikan kembali menjadi momok di babak kedua dengan mencetak gol kedua di menit ke-62, membuat Arab Saudi unggul 3-1.
Kevin Diks berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 lewat penalti kedua di menit ke-88. Bahkan Arab Saudi kehilangan pemain pengganti Mohamed Kanno karena kartu merah di injury time. Sayangnya Timnas Indonesia gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di sisa waktu pertandingan dan kalah dengan skor 2-3.






