TANGERANG, ULASANBERITA.COM – Duel Persita Tangerang vs PSIM Yogyakarta akan tersaji pada pekan ke-9 BRI Super League, Jumat (17/10) di Stadion Indomilk Arena, pukul 15.30 WIB.
Setelah jeda kompetisi selama tiga pekan, duel ini akan menjadi ujian konsistensi bagi kedua tim yang saat ini berada di papan atas klasemen sementara.
Kedua tim saat ini sama-sama menghuni papan atas klasemen sementara. Persita berada di peringkat ke-2 dengan 13 poin, sementara PSIM menguntit di peringkat ke-3 dengan 12 poin.
Laga ini juga krusial bagi PSIM karena mereka memiliki catatan laga tandang yang fantastis: tiga kemenangan dan sekali imbang dari empat laga tandang, menjadikannya rekor terbaik di liga.
Pelatih kepala PSIM, Jean-Paul Van Gastel, menjelaskan bahwa jeda kompetisi dimanfaatkan secara optimal untuk pemulihan dan persiapan taktis. Pelatih asal Belanda itu merasa bersyukur karena timnya memiliki waktu persiapan yang cukup panjang.
“Kami memiliki waktu dua minggu karena ada jeda libur hampir sepekan. Jadi, kami punya sedikit lebih banyak waktu untuk bersiap,” kata Van Gastel.
Ia merinci, pekan pertama difokuskan untuk mengembalikan kebugaran fisik para pemain. Barulah pada pekan kedua, fokus latihan beralih total pada aspek taktis dan skema permainan yang akan diterapkan untuk membongkar pertahanan Persita.
Meskipun memegang rekor tandang terbaik di liga, Van Gastel mengaku tidak terbebani. Ia menyatakan tetap puas dengan perkembangan timnya secara keseluruhan, meski di laga kandang PSIM belum maksimal meraih kemenangan.
“Saya sangat puas dengan penampilan tim saya sejauh ini. Di pertandingan kandang kami tampil baik, hanya saja terkadang sedikit lebih sulit untuk meraih kemenangan,” tambahnya.
Van Gastel juga menaruh optimisme pada waktu kickoff pertandingan melawan Persita. “Laga nanti adalah waktu kickoff yang bagus untuk kami. Biasanya pada pukul 15.30 kami bermain dengan baik,” ucapnya, menyiratkan kesiapan timnya untuk tampil maksimal di bawah sinar matahari sore.






