Semeru Naik Status Awas, BPBD Jawa Timur Mobilisasi Personel dan Logistik ke Titik Evakuasi

Gunung Semeru
Gunung Semeru (foto: esdm)

LUMAJANG, ULASANBERITA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bergerak cepat merespons peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang kini berstatus Level IV atau Awas.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur resmi menerjunkan personel gabungan dan menyalurkan bantuan logistik darurat ke Kabupaten Lumajang, Kamis (20/11), menyusul luncuran awan panas guguran (APG) sejauh 13 kilometer yang terjadi pada Rabu (19/11) sore.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menegaskan bahwa timnya telah berada di lokasi untuk berkolaborasi dengan aparat setempat.

“Kami langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk membantu melakukan penanganan awan panas guguran (APG) bersama BPBD dan perangkat daerah setempat serta TNI-Polri,” ujar Gatot di Lumajang, Kamis (20/11).

Prioritas utama tim gabungan saat ini adalah memastikan keselamatan warga di zona merah dan mendistribusikan bantuan ke titik-titik pengungsian yang mulai dipadati warga.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, setelah menerima laporan situasi terkini, mengeluarkan instruksi tegas kepada masyarakat yang bermukim di lereng Gunung Semeru yang kini mengalami erupsi.
Ia meminta warga untuk segera mematuhi arahan petugas dan tidak menunda proses evakuasi.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Dengan meningkatnya status Gunung Semeru menjadi Level IV (Awas), kami meminta seluruh warga untuk mematuhi larangan masuk ke zona bahaya, segera mengungsi jika mendapat instruksi dari petugas di lapangan,” tegas Gubernur Khofifah.

Baca Juga  Pegawai SPPG Bekasi Laporkan Atasan Atas Dugaan Kekerasan dan Pelecehan Seksual

Peringatan ini dikeluarkan mengingat karakter letusan Semeru yang dapat meluncurkan awan panas dengan cepat, sehingga kepatuhan terhadap peta zonasi bahaya menjadi kunci keselamatan nyawa.

BERITA TERKAIT

ADVERTISEMENT
Scroll to Top