Alasan Masuk Akal Kluivert Mencoret 7 Pemain Langganan Timnas

Timnas Indonesia vs Taiwan
Eliano Reijnders saat mencetak gol perdana untuk Timnas Indonesia di FIFA Match Day melawan Taiwan, Jumat (5/9/2025) (foto:instagram/ timnasindonesia)

Ivar Jenner juga menjadi nama yang tidak dicantumkan Kluivert di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup B. Salah satu alasannya kemungkinan besar yakni trkait dengan kebijakan menit bermain yang ketat.

Menariknya, striker Rafael Struick dan Adrian Wibowo (yang baru melakoni debut melawan Lebanon) juga tidak dipanggil. Kluivert lebih memilih Ole Romeny, yang sudah pulih dari cedera, dan winger lokal Egy Maulana Vikri.

Sedangkan duo bek sayap yang merumput di Liga Thailand, Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam, juga tak berhasil menarik perhatian tim kepelatihan kali ini.

Strategi Kluivert Prioritaskan Kebugaran

Keputusan keras Kluivert coret 7 pemain timnas ini didasari oleh strategi yang pragmatis, yakni memaksimalkan waktu persiapan yang sangat singkat.

Mengingat kalender FIFA Matchday baru dimulai 6 Oktober, sementara kompetisi di Eropa berakhir sehari sebelumnya, Kluivert harus memilih pemain yang memiliki tingkat kebugaran dan menit bermain tertinggi di level klub.

Alhasil, nama-nama yang minim kontribusi di klub terpaksa ditepikan.

Pelatih asal Belanda itu menyadari bahwa Tim Merah Putih hanya memiliki waktu hitungan hari untuk menyusun kekuatan dan taktik sebelum laga pertama kontra Arab Saudi.

Kondisi ini membuat skuad Garuda tidak memiliki waktu yang cukup untuk menjalani latihan fisik intensif.

Baca Juga  Kenapa Messi Tidak Dimainkan saat Inter Miami Kalahkan UANL di Leagues Cup?

Oleh karena itu, langkah yang diambil oleh Kluivert adalah memilih pemain yang siap tancap gas dan memiliki menit bermain reguler di klub.

Pemain yang dipaksakan masuk namun memiliki menit bermain minim berisiko mengalami perbedaan kondisi fisik signifikan dari pemain lain, yang bisa berdampak fatal pada pertandingan penentu.

Langkah ini menunjukkan pendekatan tanpa kompromi Kluivert yang mementingkan hasil di atas nama besar atau popularitas pemain.

BERITA TERKAIT

ADVERTISEMENT
Scroll to Top