Bupati Agam Desak Pengawasan Ketat Program MBG di Wilayahnya, Minta Jaminan Mutu dan Kebersihan Makanan

Bupati Agam, Benni Warlis, meminta agar pengawasan program MBG dilakukan secara ketat. (foto: infopublik)
Bupati Agam, Benni Warlis, meminta agar pengawasan program MBG dilakukan secara ketat. (foto: infopublik)

AGAM, ULASANBERITA.COM – Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan perlunya pengawasan yang sangat ketat terhadap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang ada di wilayahnya.

Benni menekankan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari lancarnya distribusi makanan, tetapi yang terpenting adalah jaminan keamanan, mutu gizi, dan edukasi konsumsi pangan sehat di kalangan pelajar.

“Program ini sangat baik untuk anak-anak kita, tetapi harus dipastikan aman, higienis, dan sesuai standar kesehatan. Kita tidak ingin niat baik justru menimbulkan dampak yang merugikan,” tegas Benni dikutip dari infopublik, Senin (6/10).

Benni secara terbuka menyinggung adanya kasus keracunan makanan yang sempat terjadi di Kabupaten Agam dalam pelaksanaan MBG sebelumnya.

Peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting yang mendesak pemerintah daerah untuk memperbaiki rantai penyediaan makanan secara menyeluruh.

Ia menekankan bahwa perbaikan harus dimulai dari tahap pemilihan bahan pangan yang berkualitas, proses pengolahan yang higienis, hingga sistem distribusi yang aman sampai ke sekolah-sekolah.

Penguatan Pengawasan

Untuk menjamin mutu dan keamanan pangan, Bupati Benni Warlis mendesak penguatan pengawasan lintas sektor.

Pengawasan ini harus melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta aparat pengawas pangan daerah di setiap tahapan program. Sinergi ini dianggap krusial agar setiap makanan yang disalurkan memenuhi standar keamanan dan gizi seimbang yang ditetapkan.

Baca Juga  Putri Mantan Gubernur Kaltim Jadi Tersangka Suap IUP, KPK: Diduga Aktif Atur Perizinan Tambang

BERITA TERKAIT

ADVERTISEMENT
Scroll to Top