Usai laga, pelatih Juventus, Igor Tudor mengaku drama delapan gol di babak kedua sangat sulit dijelaskan.
“Dalam sepak bola, segalanya tidak pernah berakhir hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan, dan kami berhasil percaya diri. Semua pemain memberikan segalanya melawan BOrussia Dortmund,” ujar Igor Tudor dikutip dari laman resmi UEFA.
Meski demikian, kebobolan empat gol di babak kedua dan nyaris kalah di kandang sendiri jelas patut dipertanyakan.
“Tentu saja ada banyak hal yang perlu kami evaluasi. Kebobolan empat gol menunjukkan ada yang tidak beres. Beberapa masalah telah muncul dan kami akan bekerja lebih keras untuk menyelesaikannya,” tegasnya.
Meski demikian, Igor Tudor mengapresiasi seluruh pemain yang telah bekerja keras hingga peluit akhir.
“Kami bermain melawan tim yang sangat kuat, jadi mengingat bagaimana pertandingan berjalan, ini jelas merupakan hasil yang bagus,” pungkasnya. ***






