Imbauan PVMBG
Menyikapi peningkatan aktivitas ini, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting untuk keselamatan masyarakat. Meskipun status masih berada di Level II, ada beberapa zona larangan yang harus dihindari
Pertama, masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara, tepatnya sepanjang Besuk Kobokan, sejauh delapan kilometer dari puncak.
Larangan ini diperluas hingga jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, mengingat potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 13 kilometer.
Kemudian kedua, warga dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Area ini sangat rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar yang bisa membahayakan jiwa.
Liswanto juga mengimbau warga untuk selalu mewaspadai potensi lahar hujan, guguran lava, dan awan panas di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak gunung.
Lembah-lembah yang perlu diwaspadai secara khusus meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Data dan Fakta Terkini Gunung Semeru
- Lokasi: Gunung Semeru Perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur.
- Jumlah Erupsi: Empat kali pada Minggu pagi.
- Erupsi Tertinggi: 800 meter di atas puncak pada pukul 05.52 WIB.
- Status Gunung: Waspada (Level II).
Larangan Aktivitas:
- Radius 3 km dari puncak/kawah.
- Sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 km.
- Jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan.
- Ancaman Utama: Awan panas, guguran lava, dan lahar hujan. ***
sumber: PVMBG






