BANYUWANGI, ULASANBERITA.COM – Pemerintah Pusat menunjuk Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai lokasi uji coba pendaftaran Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos).
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyatakan, pemilihan ini didasarkan pada infrastruktur digitalisasi yang memadai dan komitmen kuat dari pemimpin daerah.
Program ini merupakan prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk mengentaskan kemiskinan dengan penyaluran yang lebih efisien.
“Karena ini bisa dipastikan Insya Allah berhasil, maka bisa menginspirasi daerah lain,” kata Wamendagri Bima Arya usai kunjungan kerja di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Kamis (2/10/2025).
Ia berharap Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dapat berbagi pengalaman sukses ini ke daerah lain di Indonesia.
Progres Cepat, Pendaftar Lampaui Target Awal
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan bahwa uji coba pendaftaran digitalisasi bansos di Banyuwangi telah berjalan sukses sejak dimulai pada 18 September 2025.
Hanya dalam dua pekan, hingga 2 Oktober 2025, jumlah warga Banyuwangi yang mendaftar secara mandiri maupun melalui pendamping telah mencapai sekitar 259 ribu orang.
“Kami sudah melihat sendiri bagaimana progresnya, sudah lancar dan lebih dari target progres yang ditetapkan,” ujar Mensos.
Ia menegaskan kembali ketepatan pemilihan Banyuwangi, tidak hanya karena infrastruktur yang memadai, tetapi juga karena pemerintahannya sudah terbiasa dengan sistem digital.






