REGGIO EMILIA, ULASANBERITA.COM – AS Roma akan melawat ke Mapei Stadium, Minggu (26/10/2025) pukul 21.00 WIB, untuk menghadapi tuan rumah Sassuolo. Skuad asuhan Gian Piero Gasperini bertekad menjadikan laga ini sebagai titik balik setelah menderita dua kekalahan beruntun yang menyakitkan, yakni dari Inter Milan di Serie A dan Viktoria Plzen di Europa League.
Di sisi lain, Sassuolo di bawah arahan pelatih baru Fabio Grosso ingin meraih hasil positif usai bermain imbang melawan Lecce di liga dan kemenangan di Coppa Italia.
Laga Sassuolo vs AS Roma malam ini akan menjadi ujian sesungguhnya untuk mengukur ambisi Neroverdi musim ini, yang menargetkan posisi aman dari degradasi.
Secara historis, klub Jay Idzes bak bumi dan langit saat berhadapan dengan AS Roma.
Sassuolo tercatat baru dua kali menang dalam 22 pertemuan melawan Roma di Serie A, dengan 9 hasil imbang dan 11 kekalahan.
Fakta di Mapei Stadium lebih buruk lagi. Roma berpotensi menjadi tim pertama dalam sejarah Serie A yang mampu meraih tujuh kemenangan tandang melawan Sassuolo.
Saat ini, Giallorossi telah mengantongi enam kemenangan, empat imbang, dan hanya satu kali kalah (pada Februari 2020) dalam 11 lawatan mereka ke Reggio Emilia.
Sassuolo Andalkan Matic, Roma Rotasi Skuad
Dikutip dari Sassuolo News, Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, diperkirakan akan tetap mengandalkan formasi 4-3-3.
Meski melakukan perombakan dengan mendatangkan sepuluh pemain baru musim ini, beberapa pilar lama masih menjadi tumpuan.
Di bawah mistar, Aro Muric difavoritkan tampil. Lini belakang kemungkinan akan diisi Jay Idzes, yang berpotensi diduetkan dengan Filippo Romagna, menyusul kondisi Tarik Muharemovic yang masih diragukan. Sebastian Walukiewicz bisa digeser ke pos bek kanan.
Di lini tengah, pengalaman Nemanja Matic akan menjadi kunci sebagai regista, didampingi Ismael Koné dan Kristian Thorstvedt yang unggul dalam persaingan dengan Aster Vranckx.
Lini depan akan diisi trisula maut: Domenico Berardi, Armand Laurienté, dan Andrea Pinamonti sebagai ujung tombak.






