SURABAYA, ULASANBERITA.COM – Tim Nasional Indonesia mendapat tambahan kekuatan jelang dua laga FIFA Match Day melawan Timnas China Taipei dan Timnas Lebanon di Surabaya.
Striker naturalisasi anyar, Mauro Zijlstra perkuat timnas senior dan langsung menjalani latihan di Lapangan C Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo pada Selasa.
Kehadiran Zijlstra, yang semula diproyeksikan untuk tim U-23, disambut baik oleh Pelatih Patrick Kluivert sebagai amunisi segar di lini depan.
Kluivert menjelaskan bahwa ia memanfaatkan situasi untuk memanggil pemain berusia 20 tahun tersebut ke skuad senior.
“Sebenarnya dia seharusnya bermain di tim U-23 bersama pelatih Gerald,” kata Kluivert, merujuk pada Pelatih Timnas U-23 Gerald Vanenburg. “Jadi saya memanfaatkan situasi ini dan memanggilnya ke tim utama,” tambah pelatih asal Belanda itu.
Masuknya Mauro Zijlstra perkuat timnas senior dilakukan karena adanya kendala regulasi yang menghalanginya tampil di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Penyerang FC Volendam itu dipastikan tidak dapat memperkuat Timnas U-23 karena namanya tidak sempat didaftarkan ke AFC sesuai tenggat waktu H-10.
Hal ini sebelumnya dikonfirmasi oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.
“Kalau Mauro untuk U-23 kayaknya enggak bisa. Karena udah tutup kan. Pendaftaran H-10 harus didaftarkan ke AFC,” kata Arya
Kehadiran Zijlstra menjadi angin segar bagi skuad Garuda yang kini harus kehilangan penyerang utama, Ole Romeny, akibat cedera.
Dengan catatan 17 golnya bersama Volendam U-21 pada musim lalu, Zijlstra diharapkan mampu mengisi kekosongan tersebut. Menanggapi potensi ini, Kluivert memberikan sinyal positif, meski menegaskan bahwa ia juga memiliki opsi pemain lain di posisi serupa.
Miliano Jonathans Menyusul
Proses naturalisasi Mauro Zijlstra selesai pada Jumat pekan lalu di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda. Ia menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) bersama tiga pemain Timnas putri, yaitu Isabel Kopp, Pauline van de Pol, dan Isabelle Nottet.
Perjalanan naturalisasi ini juga mengindikasikan program jangka panjang PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir terus berlanjut.
Timnas Indonesia berpotensi akan mendapatkan tambahan kekuatan lagi dari pemain naturalisasi lain, Miliano Jonathans, penyerang sayap FC Utrecht, yang dijadwalkan mengambil sumpah WNI pada Rabu (3/9).
Untuk menghadapi dua laga persahabatan, Kluivert telah memanggil 27 pemain, terdiri dari 11 pemain dari BRI Super League. 15 pemain dari kompetisi luar negeri, dan satu pemain tanpa klub, yaitu Thom Haye.
Timnas Indonesia akan menghadapi Taiwan pada 5 September dan Lebanon pada 8 September di Stadion GBT, Surabaya. ***






