Seluruh Korban Longsor TPST Bantargebang Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

korban longsor bantargebang
Tim SAR Gabungan berhasil mengavakuasi seluruh korban longsor TPST Bantargebang, Selasa (3/10) dini hari. (foto: Pemprov DKI)

Pemprov DKI Tutup Zona 4, Antisipasi Penumpukan Sampah

Pasca-insiden maut ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah tegas dengan menutup total operasional di Zona 4 TPST Bantargebang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI, Asep Kuswanto, menyebut penutupan ini krusial untuk stabilisasi area.

Untuk mengantisipasi darurat sampah di ibu kota, DLH DKI kini tengah mencari titik pembuangan alternatif di zona lain yang masih aman.

Selain itu, Pemprov DKI mempercepat pengoperasian fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di Rorotan, Jakarta Utara.

“Kami berharap fasilitas RDF di Rorotan bisa segera beroperasi maksimal untuk mengurangi beban Bantargebang,” kata Asep.

Pemkot Bekasi Pantau Dampak Lingkungan

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bekasi melalui Wali Kota Tri Adhianto terus melakukan pemantauan ketat di sekitar lokasi kejadian.

Fokus utama Pemkot Bekasi saat ini adalah memastikan tidak ada tumpahan sampah yang masuk ke aliran Kali Asem maupun permukiman warga.

Petugas BPBD Kota Bekasi disiagakan untuk memonitor stabilitas tanah dan kondisi lingkungan guna mencegah dampak polusi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar TPST. ***

Baca Juga  Viral Dirut PDAM Bekasi Diduga Tidur Saat Rapat Bahas Suntikan Modal, Publik Pertanyakan Profesionalisme

BERITA TERKAIT

ADVERTISEMENT
Scroll to Top