Tuduhan Pemerasan dan Penyesalan Mendalam
Wahyudin Moridu juga mengungkap adanya dugaan tindak pemerasan di balik beredarnya video tersebut.
Menurutnya, video itu sempat dikuasai oleh seorang oknum dari media lokal dan digunakan sebagai alat untuk menekannya.
Wahyudin bahkan menyebut pernah membantu oknum tersebut dengan sejumlah uang, yang dibuktikan dengan bukti transfer.
Namun, ketika ia tidak lagi bisa membantu, video tersebut justru disebarluaskan.
“Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Gorontalo. Semoga klarifikasi ini bisa meluruskan persoalan yang berkembang,” pungkas Wahyudin. ***






