JAKARTA, ULASANBERITA.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membela rakyat dan bersumpah tidak akan mundur dalam menghadapi aksi-aksi anarkis yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
“Demi Allah saya tidak akan mundur setapak pun, saya yakin rakyat bersama saya,” ujar Prabowo saat memberikan keterangan pers usai menjenguk korban demonstrasi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/9).
Prabowo menyampaikan keprihatinannya terhadap puluhan korban luka, baik dari unsur kepolisian maupun masyarakat sipil.
Menurut Presiden, saat ini masih ada 17 orang yang dirawat, termasuk seorang perempuan yang mengalami patah tulang setelah motornya dirampas perusuh.
Jumlah total korban akibat kericuhan aksi massa pekan lalu mencapai lebih dari 40 orang.
Sebagian besar telah selesai menjalani perawatan dan kembali ke rumah masing-masing.
Kepala Negara menegaskan hak menyampaikan pendapat dijamin Undang-Undang, tetapi harus dilakukan secara damai dan sesuai aturan.
“Kalau demonstran murni yang baik justru oleh aparat harus dilindungi,” kata Prabowo.
Namun, ia menilai sejumlah aksi telah disusupi perusuh yang sengaja merusak fasilitas publik, termasuk gedung DPR dan DPRD.
“Niatnya bukan menyampaikan pendapat, niatnya bikin rusuh, mengganggu kehidupan rakyat, menghancurkan upaya pembangunan nasional,” tegasnya.






