Saat ini, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp960,2 triliun ke sektor riil yang berorientasi ekspor dan padat karya, yang setara dengan 71,88% dari total portofolio kredit.
Dari sisi pencairan kredit, untuk nasabah baru secara “bank only”, rata-rata sudah mencapai Rp24,63 triliun per bulan dari rata-rata kebutuhan kira-kira Rp45 triliun per bulan. Angka ini menandakan minat pembiayaan yang kuat.
Meskipun ada suntikan dana besar, seluruh pembiayaan atau penyaluran kredit Bank Mandiri akan dijalankan berdasarkan prinsip kehati-hatian (prudential) dan pelaporan transparan sesuai regulasi.
“Dengan dukungan Rp55 triliun ini, kami optimistis dapat memperkuat fungsi intermediasi, memperbesar kapasitas pembiayaan, serta meningkatkan kontribusi terhadap proyek-proyek strategis nasional,” pungkasnya. ***






