Meski tas tersebut berhasil diamankan oleh petugas di Stasiun Rawa Buntu dan dikirim ke Stasiun Rangkasbitung, Anita mengklaim bahwa tumbler Tuku yang ada di dalamnya hilang saat ia mengambil tas tersebut keesokan harinya.
Unggahan tersebut menjadi viral setelah petugas terkait, Argi, memberikan klarifikasi terbuka.
Argi mengaku telah berupaya bertanggung jawab dengan menawarkan ganti rugi, namun ditolak.
Dalam pembelaannya, Argi mengaku tertekan dan menyebut insiden viral ini mengancam satu-satunya sumber mata pencahariannya, yang kemudian memicu gelombang simpati masif dari warganet yang membela Argi.
Aturan Barang Tertinggal
Menanggapi substansi keluhan barang hilang, Karina Amanda kembali mengingatkan prinsip dasar dalam penggunaan transportasi publik.
“Barang bawaan merupakan tanggung jawab pelanggan,” tegas Karina.
Meskipun KAI Commuter menyediakan layanan Lost and Found di setiap stasiun—di mana barang temuan akan didata dan disimpan—pengguna diimbau untuk tetap waspada.
Barang yang tidak diambil dalam kurun waktu tertentu di stasiun tujuan akhir, sesuai prosedur, akan dipindahkan ke gudang pusat untuk penyimpanan lebih lanjut. ***






