JAKARTA, ULASANBERITA.COM – Live streaming Grand Slam US Open 2025 yang mempertemukan petenis Indonesia, Janice Tjen vs Emma Raducanu akan digelar malam ini, Rabu (27/8/2025) mulai pukul 22.00 WIB.
Duel petenis muda ini akan menjadi sejarah baru bagi dunia tenis Indonesia karena Janice Tjen mampu lolos hingga babak kedua Grand Slam US Open 2025. Terakhir kali, dunia tenis Indonesia mampu mencapainya pada 2014 lalu yang diukir Angelique Widjaja.
Kali ini, Janice Tjen mampu mengukir prestasi setelah 21 tahun lewat. Janice Tjen bahkan langsung membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan ke-24, Veronika Kudermetova, dan kini siap menghadapi lawan tangguh sekaligus idolanya, Emma Raducanu, sang juara US Open 2021.
Duel ini menjadi sorotan utama karena mempertemukan dua petenis dengan cerita yang berbeda, namun memiliki semangat yang sama.
Janice, sang kuda hitam yang sedang menanjak, akan menantang Raducanu yang sedang berupaya mengembalikan performa terbaiknya pasca cedera.
Siapakah Janice Tjen?
Bagi publik yang awam dunia tenis tanah air, Janice Tjen merupakan petenis kelahiran Jakarta pada 6 Mei 2002. Dia meniti kariernya melalui jalur berbeda dari petenis profesional pada umumnya.
Ia mengasah kemampuannya di liga tenis kampus Amerika Serikat, membela tim University of Oregon dan Pepperdine University.
Pengalaman di kompetisi NCAA yang ketat terbukti membentuk mental dan fisiknya, menjadi bekal berharga saat ia akhirnya terjun penuh ke sirkuit profesional pada 2018.
Tahun 2025 menjadi puncaknya. Dengan rekor impresif 58-10 (menang-kalah), Janice mengoleksi enam gelar juara ITF dan sempat dinobatkan sebagai ITF Player of the Month pada Mei dan Juni.
Peringkat dunianya melonjak hingga ke posisi 149 WTA, yang memungkinkannya masuk ke babak kualifikasi US Open. Di sana, ia mengalahkan Aoi Ito dengan skor telak 6-1, 6-2 sebelum melakoni babak utama.
Keberhasilan menundukkan Veronika Kudermetova 6-4, 4-6, 6-4 di babak pertama adalah bukti bahwa ia bukan sekadar pelengkap di turnamen ini.
Kemenangan ini juga menandai kemenangan pertama petenis tunggal Indonesia di ajang Grand Slam dalam 22 tahun, melanjutkan pencapaian legendaris Angelique Widjaja pada 2004.






