JAKARTA, ULASANBERITA.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan bahwa fokus utama dari kementeriannya membentuk karakter pemuda Indonesia yang patriotik, gigih, dan berempati sebagai fondasi pembangunan bangsa di tengah tantangan globalisasi.
Erick Thohir merinci tiga pilar karakter yang ingin ditanamkan kepada anak muda berusia 16–30 tahun. Pertama, pemuda yang patriotik dan cinta Tanah Air. Kedua, pemuda yang gigih, pantang menyerah, dan siap bersaing di tingkat dunia.
“Ketiga, pemuda yang empati, yang peduli kepada lingkungan, sosial keluarga, dan hormat kepada orang tua,” urai Menpora Erick Thohir, Jumat (24/10).
Menurutnya, untuk mencapai tujuan tersebut, Kemenpora akan memperkuat dan memasifkan kegiatan-kegiatan yang telah terbukti efektif dalam membentuk karakter, seperti Gerakan Pramuka dan Palang Merah Remaja (PMR).
Olahraga juga dipandang sebagai medium penting untuk menanamkan nilai sportivitas dan kerja keras.
“Kita harus bisa menciptakan anak muda yang berani bermimpi, berkarya, dan cinta tanah air. Kita tanamkan ke mereka nilai-nilai patriotik, gigih, tetapi juga empati,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, sejumlah program unggulan Kemenpora akan terus dievaluasi dan dikembangkan.
Salah satunya adalah program Pemuda Bela Negara yang berpotensi menjadi payung besar untuk kerja sama dengan berbagai pihak.
Selain itu, Kemenpora juga akan memaksimalkan kolaborasi lintas kementerian. Erick mencontohkan program Pemuda Pelopor yang dijalankan bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) sebagai salah satu kerja sama strategis yang akan diperkuat.
“Kami sepakat program ini bukan hanya dilakukan per tahun, tetapi kita akan lakukan sampai 2029, sesuai masa kerja kami,” jelas Menpora. ***
sumber: infopublik






