Dikutip dari Bangkok Post, Gubernur Sawanit menyatakan pihaknya memberikan bantuan kemanusiaan sambil melakukan proses penyaringan.
“Mereka akan menjalani pemeriksaan untuk menentukan apakah mereka korban perdagangan manusia atau dapat dituntut karena melintasi perbatasan secara ilegal,” jelasnya.
Kompleks penipuan online seperti KK Park telah menjamur di sepanjang perbatasan Myanmar yang minim pengawasan sejak kudeta militer pada 2021.
Sindikat ini menargetkan korban di seluruh dunia dengan kerugian ditaksir mencapai miliaran dolar.
Menurut Bangkok Post, meskipun junta Myanmar telah beberapa kali melakukan penindakan atas tekanan internasional, terutama dari Tiongkok, banyak pihak menilai aksi tersebut hanya formalitas.
Bahkan laporan investigasi baru-baru ini mengungkap bahwa pembangunan di beberapa kompleks terus berlanjut, dan para operator beralih menggunakan internet satelit Starlink untuk mengakali blokade.
SpaceX mengatakan minggu ini bahwa mereka telah menonaktifkan sekitar 2.500 perangkat Starlink setelah diberitahu tentang kemungkinan penggunaannya untuk aktivitas ilegal. ***






