Seperti diberitakan, Indonesia turut hadir dalam forum ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Republik Indonesia terhadap perdamaian dunia dan diplomasi kemanusiaan.
Hal ini sejalan dengan amanat konstitusi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh menjadi momentum penting bagi komunitas internasional untuk memperkuat kolaborasi menuju Timur Tengah yang damai, stabil, setara dan sejahtera.
Momentum ini sekaligus meneguhkan kembali semangat solidaritas global dalam menjaga perdamaian.
Presiden Prabowo dalam keterangannya mengungkapkan jika saat ini Indonesia dipertimbangkan dan ditanya kesiapannya oleh mediator kunci—seperti Amerika Serikat, Turki, Qatar, dan Mesir—untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan. Termasuk jika nantinya didapuk untuk pengiriman pasukan perdamaian.
“Kami katakan kami siap,” tegas Presiden setibanya di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa (14/10/2025) seperti dilansir laman presidenri.






