Bapanas Jamin Kualitas Beras Tetap Layak Konsumsi
Di tengah implementasi program yang masif ini, isu mengenai kualitas beras menjadi perhatian. Hal ini mencuat menyusul temuan 1.200 ton beras Perum Bulog yang mengalami penurunan mutu di gudang Bulog Maluku Utara, yang merupakan stok lama dari tahun 2024.
Menanggapi hal ini, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi memastikan bahwa seluruh bantuan pangan yang disalurkan harus sampai ke masyarakat dalam kondisi baik dan layak konsumsi.
“Prinsipnya, semua bantuan pangan yang ditugaskan ke Bulog harus sampai ke masyarakat dalam kondisi bagus,” ujar Arief.
Ia menjelaskan bahwa Bulog secara berkala melakukan perawatan ketat seperti fumigasi, pembersihan menggunakan blower, dan proses ulang (reprocessing) untuk menjaga kualitas stok lama.
Bapanas juga mendorong peningkatan standar pascapanen, termasuk menargetkan kadar air maksimal 14 persen pada gabah. ***
sumber: infopublik






