JAKARTA, ULASANBERITA.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Pergantian ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 86 Tahun 2025 yang dibacakan di Istana Negara, Senin (8/9).
“Mengangkat Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan,” demikian bunyi keputusan yang dibacakan secara resmi.
Pergantian ini sontak membuat sejumlah media internasional memberikan ulasannya.
Pasalnya, Sri Mulyani banyak menuai pujian atas reformasi sistem perpajakan serta perannya dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia melewati berbagai krisis, termasuk pandemi Covid-19 dan krisis keuangan global.
Sri Mulyani juga dikenal luas di kancah internasional karena sempat menjabat sebagai Managing Director Bank Dunia sebelum kembali masuk kabinet Indonesia.
Channel News Asia (CNA) dalam artikel berjudul Indonesian Finance Minister Sri Mulyani removed as Prabowo reshuffles Cabinet following weeks of protests menyoroti panjangnya kiprah Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan.
Bahkan CNA menuliskan jika Sri Mulyani mampu membuat Indonesia lebih kuat dalam melewati berbagai krisis keuangan, terutama saat Covid-19.
Sementara itu, Business Times (Singapura) menulis artikel berjudul Indonesia replaces Finance Minister Sri Mulyani in Cabinet reshuffle.
Media tersebut menilai reshuffle ini merupakan “perubahan besar dalam tim ekonomi Presiden Prabowo” di tengah agenda baru pemerintah pasca gelombang protes besar akhir Agustus.
Protes tersebut bahkan sempat menyasar kediaman Sri Mulyani yang dilaporkan dijarah massa.
Dampak Pergantian Menkeu
Pergantian Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa memang bakal menjadi momen untuk menentukan kebijakan ekonomi baru pemerintahan Prabowo.
Dengan latar belakang akademis dan pengalaman panjang di bidang keuangan, Purbaya diharapkan mampu menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendukung program prioritas Presiden.
Namun, transisi ini juga akan diawasi ketat pasar keuangan, mengingat Sri Mulyani dikenal memiliki reputasi tinggi dalam menjaga kredibilitas ekonomi Indonesia di mata dunia.
Profil Singkat Purbaya Yudhi Sadewa
Purbaya bukan sosok baru di dunia ekonomi dan pemerintahan. Sebelum dilantik menjadi Menteri Keuangan, ia menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
- Lulusan Ilmu Ekonomi Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, ini memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan dan sektor keuangan. Beberapa posisi penting yang pernah diemban antara lain:
- Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kemenko Marves (2018–2020).
- Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Maritim (2016–2018).
- Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden (2015).
- Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Perekonomian (2010–2014).
- Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010–2014).
Selain itu, ia juga aktif di dunia usaha, pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Danareksa Securities dan Chief Economist Danareksa Research Institute. ***






