Buntut Kasus Keracunan, BGN Nonaktifkan 56 Dapur Makan Bergizi Gratis

makan bergizi gratis
Program makan bergizi gratis menuai kontroversi usai adanya kasus keracunan makanan. (foto: ulasanberita.com)

Wajib Miliki Test Kit Makanan

Sikap tegas BGN ini sejalan dengan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang sehari sebelumnya menuntut peningkatan pengawasan di seluruh dapur MBG.

Presiden menyatakan rasa bangganya terhadap skala program (30 juta penerima), namun juga risau atas kasus keracunan yang berulang.

Untuk mengatasi risiko ini, Presiden Prabowo mewajibkan setiap SPPG menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih ketat, termasuk penggunaan alat pembersih modern dan, yang paling penting, kepemilikan alat uji (test kit) makanan.

“Kita juga perintahkan semua dapur harus punya test kit, alat uji, sebelum distribusi harus diuji dulu semua, dan langkah preventif lainnya,” kata Prabowo.

Kewajiban ini bertujuan untuk memastikan makanan aman sebelum didistribusikan kepada kelompok rentan seperti siswa sekolah, balita, dan ibu hamil.***

Baca Juga  Target Pajak 2026 Melonjak Jadi Rp2.357 Triliun, Sri Mulyani Pastikan Tak Ada Pajak Baru

BERITA TERKAIT

ADVERTISEMENT
Scroll to Top